Meski transaksi non-tunai semakin marak, kebutuhan menarik uang tunai lewat mesin ATM masih jadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari. Sayangnya, kemudahan akses selama 24 jam ini perlu diimbangi kewaspadaan, karena ATM juga sering jadi sasaran kejahatan seperti skimming atau pengintaian PIN. Memahami cara mengambil uang di ATM dengan benar bukan cuma soal mendapatkan uang, tapi juga soal melindungi data pribadi dan saldo rekeningmu.
Artikel ini membahas lengkap cara mengambil uang di ATM, mulai dari langkah penarikan yang benar, tips keamanan, sampai informasi biaya dan limit yang berlaku di tahun 2026.
Langkah-Langkah Cara Mengambil Uang di ATM
Berikut tahapan standar cara mengambil uang di ATM yang berlaku di sebagian besar mesin ATM bank di Indonesia:
- Kunjungi gerai ATM terdekat sesuai jenis bank atau lembaga keuangan yang kamu gunakan
- Masukkan kartu ATM ke mesin, pastikan posisi nomor kartu menghadap ke atas dan chip menghadap ke dalam
- Pilih bahasa yang diinginkan, Bahasa Indonesia atau Inggris
- Masukkan 6 digit PIN dengan benar; salah tiga kali berturut-turut berisiko membuat kartu terblokir otomatis
- Pilih menu “Tarik Tunai” di layar
- Pilih nominal yang tersedia di layar, atau jika nominal yang diinginkan tidak tersedia, pilih “Transaksi Lain” → “Penarikan” → “Jumlah Lain”
- Masukkan nominal sesuai kebutuhan, misalnya Rp500.000
- Konfirmasi transaksi penarikan
- Tunggu proses hingga selesai
- Ambil uang dan bukti transaksi yang keluar dari mesin (beberapa mesin ATM tidak selalu mengeluarkan bukti transaksi, jadi tidak perlu khawatir bila tidak ada struk yang keluar)
- Pilih “Lanjutkan” jika ingin melakukan transaksi lain, atau “Tidak” untuk mengeluarkan kartu ATM
Tips Aman Saat Mengambil Uang di ATM
Selain memahami urutan langkahnya, penting juga menerapkan kewaspadaan setiap kali mempraktikkan cara mengambil uang di ATM agar terhindar dari risiko kejahatan.
1. Pilih Lokasi ATM yang Strategis
Utamakan mesin ATM di lokasi ramai, terang, dan memiliki pengawasan, misalnya di area kantor bank atau dalam pusat perbelanjaan. Hindari ATM yang berada di lokasi sepi dan minim pencahayaan, karena lokasi seperti ini lebih rawan jadi target kejahatan.
2. Periksa Kondisi Fisik Mesin
Sebelum memasukkan kartu, cek bagian slot kartu (card reader) dan tombol angka. Waspadai benda mencurigakan seperti tempelan plastik yang longgar atau alat tambahan yang tidak wajar, karena bisa jadi indikasi alat skimming yang mencuri data dari pita magnetik kartu.
3. Tutupi Tombol Saat Memasukkan PIN
Gunakan tangan lain untuk menutupi papan tombol saat mengetik PIN. Langkah sederhana ini efektif mencegah rekaman kamera tersembunyi maupun orang di sekitar yang mencoba mengintip kode rahasiamu.
4. Waspadai Orang di Sekitar
Jika ada orang yang berdiri terlalu dekat atau menawarkan bantuan mencurigakan saat kamu mengalami kendala di mesin, sebaiknya batalkan transaksi dan cari ATM lain. Jangan pernah menyerahkan kartu atau membagikan PIN kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank.
5. Pastikan Kartu, Uang, dan Bukti Transaksi Sudah Diambil
Setelah transaksi selesai, pastikan uang, kartu, dan bukti transaksi (jika ada) sudah kamu ambil sebelum meninggalkan mesin. Simpan langsung ke dompet atau tas, dan sebaiknya hancurkan struk transaksi agar informasi saldo tidak terbaca orang lain.
Baca Juga: Cara Ambil Uang Tanpa Kartu ATM BRI Praktis dan Anti Ribet
Biaya dan Limit Penarikan Uang di ATM
Setiap bank punya kebijakan berbeda soal biaya dan limit penarikan, tapi secara umum berlaku pola berikut:
- Transaksi di ATM sesuai kartu bank sendiri umumnya tidak dikenakan biaya
- Penarikan di ATM Bersama atau bank lain biasanya dikenai biaya sekitar Rp6.500 per transaksi
- Limit penarikan harian bervariasi, umumnya antara Rp5 juta hingga Rp25 juta tergantung jenis rekening dan kebijakan bank
- Beberapa bank membatasi jumlah transaksi harian, biasanya antara 10-20 transaksi per hari
- Penarikan tunai di luar negeri biasanya dikenai biaya tambahan serta batasan khusus
Karena kebijakan ini bisa berubah sewaktu-waktu, sebaiknya cek secara berkala lewat aplikasi mobile banking atau layanan resmi bank yang kamu gunakan.
Cara Mengambil Uang di ATM Tanpa Kartu
Selain metode konvensional dengan kartu fisik, banyak bank di tahun 2026 sudah mendukung penarikan tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) lewat aplikasi mobile banking. Caranya umumnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi mobile banking dan pilih menu “Tarik Tunai Tanpa Kartu”
- Masukkan nominal yang ingin ditarik
- Sistem akan menampilkan kode transaksi atau QR code
- Kunjungi ATM yang mendukung fitur ini, pilih menu “Tarik Tunai Tanpa Kartu” di layar ATM
- Masukkan kode transaksi atau pindai QR code sesuai instruksi
- Ambil uang setelah proses verifikasi selesai
Metode ini praktis untuk situasi darurat, misalnya saat kartu tertinggal di rumah, tapi tetap memerlukan kewaspadaan yang sama seperti penarikan biasa.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Kartu Tertelan atau Uang Tidak Keluar?
Kadang kendala teknis bisa terjadi saat mempraktikkan cara mengambil uang di ATM, misalnya kartu tertelan mesin atau uang tidak keluar meski saldo sudah terpotong. Jika ini terjadi:
- Jangan tinggalkan mesin ATM sebelum mencatat waktu dan lokasi kejadian
- Segera hubungi call center resmi bank terkait untuk melaporkan kendala
- Simpan bukti transaksi jika ada, sebagai referensi saat melakukan komplain
- Hindari mengikuti instruksi dari orang tak dikenal yang tiba-tiba menawarkan bantuan di lokasi kejadian
Kesimpulan
Cara mengambil uang di ATM sebenarnya sederhana selama mengikuti langkah yang benar, tapi keamanan tetap menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Dengan memilih lokasi ATM yang strategis, memeriksa kondisi fisik mesin, menutupi tombol saat memasukkan PIN, serta memahami biaya dan limit yang berlaku, transaksi penarikan tunai bisa dilakukan dengan lebih nyaman dan aman.
FAQ Seputar Cara Mengambil Uang di ATM
1. Apa yang terjadi jika salah memasukkan PIN ATM tiga kali? Kartu ATM biasanya akan otomatis terblokir sebagai bentuk perlindungan keamanan, dan kamu perlu menghubungi bank terkait atau datang ke kantor cabang untuk mengaktifkannya kembali.
2. Apakah semua ATM mengeluarkan bukti transaksi? Tidak selalu. Beberapa mesin ATM tidak mengeluarkan struk transaksi, tapi hal ini bersifat normal dan tidak memengaruhi keberhasilan penarikan uang.
3. Berapa biaya tarik tunai di ATM bank lain? Umumnya dikenai biaya sekitar Rp6.500 per transaksi, meski nominal ini bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing bank.
4. Apakah bisa menarik uang di ATM tanpa membawa kartu fisik? Bisa, lewat fitur tarik tunai tanpa kartu (cardless) yang kini tersedia di banyak aplikasi mobile banking, dengan syarat ATM yang dituju juga mendukung fitur tersebut.
5. Apa yang harus dilakukan jika uang tidak keluar tapi saldo terpotong? Segera hubungi call center resmi bank untuk melaporkan kendala tersebut, dan simpan bukti transaksi jika ada sebagai referensi proses komplain.
Referensi konteks: Pegadaian — Begini Cara Mengambil Uang di ATM yang Aman, Yuk Terapkan!



