Ruangkeuangan, – Punya emas dengan kadar tinggi di atas kertas tidak lantas membuatnya bebas dari risiko pemalsuan, apalagi kalau proses belinya tidak melalui jalur yang jelas. Mengetahui kadar emas saja belum cukup — kamu juga perlu memastikan keaslian emas tersebut sebelum benar-benar yakin dengan nilai yang dimilikinya.
Beberapa langkah berikut dapat dilakukan untuk memastikan bahwa emas yang kamu miliki memang asli dan kadarnya sesuai dengan klaim penjual, mulai dari cara paling sederhana hingga metode yang lebih teknis.
Cara Memastikan Keaslian Emas Sebelum Membeli atau Menyimpan
Berikut beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan untuk mengecek keasliannya, baik saat baru akan membeli maupun untuk emas yang sudah kamu miliki.
1. Beli dari Toko Bereputasi Baik
Pastikan kamu membeli emas dari toko atau lembaga yang memiliki reputasi baik dan menyediakan sertifikat resmi. Jika ingin membeli emas melalui Pegadaian, pembelian langsung dapat dilakukan melalui Galeri 24, anak perusahaan Pegadaian, atau secara digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Membeli dari sumber yang jelas jauh lebih aman dibandingkan tergiur harga murah dari penjual yang tidak dikenal, karena reputasi toko biasanya sejalan dengan konsistensi kualitas produk yang dijual.
2. Periksa Sertifikat Keaslian Emas
Sertifikat menjadi bukti penting yang membantu memastikan keaslian produk. Untuk emas batangan seperti Antam atau UBS, selalu pastikan terdapat sertifikat resmi yang memuat informasi penting seperti:
- Kadar emas.
- Berat emas.
- Nomor seri.
- Tanggal produksi.
Kelengkapan sertifikat ini penting untuk dicocokkan dengan fisik emasnya, termasuk saat suatu waktu kamu berencana menjualnya kembali.
3. Uji dengan Magnet
Emas asli tidak bersifat magnetis. Oleh karena itu, magnet dapat digunakan untuk pemeriksaan awal. Jika perhiasan tertarik kuat oleh magnet, ada kemungkinan benda tersebut bukan emas murni atau mengandung banyak logam lain.
Meski sederhana, uji magnet bukan metode yang mutlak akurat, karena ada juga logam campuran yang tidak bersifat magnetis. Metode ini lebih tepat digunakan sebagai pemeriksaan awal, bukan penentu akhir.
Uji Gesek dengan Batu Asah
Metode tradisional ini masih sering digunakan oleh perajin maupun pedagang emas. Caranya adalah dengan menggosok emas pada batu asah hingga jejaknya terlihat.
Lalu, bekas gosokan tersebut ditetesi dengan cairan penguji khusus. Reaksi yang muncul itulah yang dapat membantu memperkirakan kadar emas sekaligus menjadi salah satu cara memastikan keaslian emas secara lebih meyakinkan.
Sebagai catatan, metode ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional karena melibatkan bahan kimia yang berpotensi berbahaya. Jangan mencobanya sendiri di rumah tanpa pengetahuan dan perlengkapan yang memadai.
FAQ: Cara Memastikan Emas Asli
1. Apakah kadar emas yang tinggi sudah pasti menandakan emas asli? Belum tentu. Kadar hanya menunjukkan tingkat kemurnian, sementara keasliannya perlu dipastikan lewat sumber pembelian, sertifikat resmi, dan uji fisik seperti tes magnet.
2. Dokumen apa yang wajib ada pada emas batangan seperti Antam atau UBS? Sertifikat resmi yang memuat kadar emas, berat emas, nomor seri, dan tanggal produksi. Dokumen ini penting dicocokkan dengan fisik emasnya.
3. Bagaimana cara sederhana mengecek emas asli menggunakan magnet? Dekatkan magnet ke perhiasan. Jika tertarik kuat, ada kemungkinan benda tersebut bukan emas murni atau mengandung banyak logam lain, meski metode ini tidak sepenuhnya mutlak.
4. Apakah uji gesek dengan batu asah aman dilakukan sendiri di rumah? Sebaiknya tidak. Metode ini melibatkan cairan penguji kimia yang berpotensi berbahaya, sehingga lebih aman dilakukan oleh tenaga profesional atau toko emas terpercaya.
5. Kenapa penting membeli emas dari toko atau lembaga bereputasi baik? Karena toko bereputasi baik umumnya menyediakan sertifikat resmi dan konsisten menjaga kualitas produk, sehingga risiko mendapatkan emas palsu jauh lebih kecil dibandingkan membeli dari sumber yang tidak jelas.



