Ruangkeuangan, – Perhiasan yang berkilau di etalase belum tentu semurni yang terlihat, dan sayangnya banyak orang baru sadar setelah terlanjur membeli. Cara cek kadar emas menjadi informasi penting bagi siapa saja yang memiliki perhiasan atau logam berharga, terutama sebelum memutuskan untuk membeli, menyimpan, atau menjualnya kembali.
Dengan mengetahui tingkat kemurniannya, kamu bisa memperkirakan nilai emas yang dimiliki sekaligus menghindari risiko membeli atau menjual emas dengan harga yang tidak sesuai. Banyak orang masih mengandalkan tampilan fisik untuk menilai kualitas emas. Padahal, warna dan bentuk saja tidak cukup untuk memastikan kemurniannya yang sebenarnya.
Maka dari itu, penting untuk memahami metode pemeriksaan yang tepat, baik secara sederhana maupun dengan menggunakan alat profesional. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini.
Pentingnya Mengukur Kadar Emas
Pengecekan ini perlu dipahami karena istilah tersebut menunjukkan tingkat kemurnian logam yang kamu miliki. Semakin tinggi kadarnya, semakin besar pula nilai yang dimilikinya di pasaran.
Sebagai contoh, emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian hampir 100%, sedangkan emas 18 karat mengandung sekitar 75% emas dan sisanya merupakan campuran logam lain.
Selain membantu kamu membuat keputusan yang lebih tepat saat bertransaksi, pengukuran ini juga memiliki beberapa manfaat penting berikut ini.
1. Menghindari Emas Palsu
Saat ini, emas palsu bisa dibuat dengan tampilan yang sangat mirip dengan emas asli. Dengan mengetahui tingkat kemurniannya, kamu dapat mengurangi risiko tertipu saat membeli perhiasan atau logam berharga.
2. Menentukan Nilai Emas
Nilai jual emas sangat dipengaruhi oleh tingkat kemurniannya. Semakin tinggi kandungan emas murni di dalamnya, semakin tinggi pula harga yang bisa diperoleh.
3. Kontrol Kualitas
Mengetahui tingkat kemurniannya secara pasti juga membantu kamu memastikan bahwa perhiasan yang dibeli sesuai dengan standar kualitas yang dijanjikan penjual, bukan sekadar klaim di label.
Cara Memeriksa Kemurnian Emas Tanpa Merusak Perhiasan
Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan sendiri hingga pengujian menggunakan teknologi modern. Beberapa metode bahkan memungkinkan pengujian tanpa merusak bentuk maupun kondisi perhiasan. Berikut penjelasannya.
1. Amati Cap, Tanda, atau Kode Kadar pada Perhiasan
Cara paling mudah adalah memeriksa cap atau kode yang tertera pada perhiasan. Kode tersebut biasanya menunjukkan tingkat kemurnian emas. Beberapa kode yang umum ditemukan antara lain:
- 999 / 24K ≈ emas murni.
- 916 / 22K = 91,6% emas.
- 750 / 18K = 75% emas.
- 585 / 14K = 58,5% emas.
- 375 / 9K = 37,5% emas.
Meski praktis, metode ini tidak selalu akurat karena cap dapat memudar atau bahkan dipalsukan.
2. Dengan Timbangan dan Rumus Kepadatan
Metode ini memanfaatkan perbedaan berat emas di udara dan di dalam air untuk menghitung kepadatan emas. Langkah-langkahnya yaitu:
- Timbang emas dalam keadaan kering (berat A).
- Timbang kembali saat emas dicelupkan ke dalam air (berat B).
Adapun pengecekan dengan hitungan bisa dilakukan dengan menggunakan rumus berikut:
Kepadatan = Berat A / (Berat A – Berat B)
Hasil kepadatan kemudian dibandingkan dengan standar kepadatan emas murni untuk memperkirakan tingkat kemurniannya.
3. Menggunakan Alat X-Ray Fluorescence (XRF)
Metode paling akurat tanpa merusak perhiasan adalah dengan menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF).
Alat ini bekerja dengan memancarkan sinar X ke permukaan emas, lalu menganalisis energi sinar yang dipantulkan kembali. Dari hasil tersebut, alat dapat menunjukkan persentase kandungan emas dan logam lain secara rinci. Mengingat tingkat akurasinya yang sangat tinggi, metode ini banyak digunakan di laboratorium dan toko emas besar.
4. Memakai Alat Penguji Digital (Gold Tester)
Gold tester merupakan alat elektronik yang dirancang khusus untuk mengukur tingkat kemurnian emas secara cepat.
Cara penggunaannya cukup mudah. Kamu hanya perlu menempelkan probe alat pada permukaan emas, lalu hasil pengukuran akan muncul pada layar digital. Meski praktis, hasil pengujian bisa dipengaruhi oleh ketebalan lapisan emas atau campuran logam yang digunakan.
Tabel Konversi Karat ke Kadar Emas dalam Persentase
Tingkat kemurnian emas akan lebih mudah dicek jika kamu mengetahui konversi antara satuan karat dan persentase emas murni. Untuk menghitungnya, gunakan rumus berikut:
Persentase Kemurnian Emas = Nilai Karat ÷ 24 × 100
Dengan rumus ini, kamu bisa memperkirakan sendiri tingkat kemurnian emas hanya dari angka karat yang tertera, sebagai langkah awal sebelum melakukan pengecekan yang lebih mendalam.
FAQ: Pemeriksaan Kemurnian Emas
1. Metode mana yang paling akurat untuk mengecek kemurnian emas? Metode X-Ray Fluorescence (XRF) dianggap paling akurat karena bisa menganalisis kandungan emas dan logam lain secara rinci tanpa merusak perhiasan, dan banyak digunakan di laboratorium serta toko emas besar.
2. Apakah cap atau kode pada perhiasan selalu bisa dipercaya? Tidak selalu. Cap seperti 999, 916, atau 750 memang menunjukkan perkiraan tingkat kemurnian, namun tandanya bisa memudar atau bahkan dipalsukan, sehingga sebaiknya dikombinasikan dengan metode pengecekan lain.
3. Bagaimana cara menghitung persentase kemurnian emas dari karat? Gunakan rumus Persentase Kemurnian Emas = Nilai Karat ÷ 24 × 100. Misalnya, emas 18 karat memiliki kemurnian sekitar 75%.
4. Apakah gold tester bisa digunakan di rumah? Bisa. Gold tester adalah alat elektronik yang relatif mudah digunakan dengan menempelkan probe ke permukaan emas, meski hasilnya bisa dipengaruhi ketebalan lapisan emas atau campuran logam.
5. Kenapa penting mengetahui kadar emas sebelum membeli atau menjual? Karena tingkat kemurnian menentukan nilai jual emas secara langsung. Tanpa mengetahuinya, kamu berisiko membeli emas palsu atau menjual dengan harga yang tidak sesuai dengan kualitas sebenarnya.



