Ruangkeuangan, – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) baru saja mengungkap modus waspada penipuan nonton drama China yang memanfaatkan tren tontonan viral untuk menjaring korban. Modus ini menawarkan pekerjaan paruh waktu berupa menonton drama China dan skema pembelian hak cipta film, yang ujung-ujungnya dijanjikan bonus serta keuntungan instan.
Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, menjelaskan bahwa membayar untuk menonton film sebenarnya bukan masalah. Yang perlu diwaspadai adalah ketika ada iming-iming keuntungan cepat dan instan, karena itu ciri khas modus penipuan berkedok investasi.
Modus penipuan nonton drama China bekerja dengan menawarkan pekerjaan paruh waktu menonton film dan skema pembelian hak cipta drama, lalu korban dijanjikan bonus serta keuntungan instan. Entitas bernama YUDIA jadi salah satu pelaku yang menjalankan modus ini dan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan. Satgas PASTI menegaskan ciri utama penipuan ini adalah janji keuntungan cepat tanpa risiko, sesuatu yang tidak wajar dalam aktivitas investasi maupun kerja sampingan yang legal. Selain YUDIA, Satgas PASTI juga menghentikan empat entitas lain pada Mei 2026, yaitu CANTVR, Appeninc, VID, dan Sensenowai, karena semuanya beroperasi tanpa izin resmi dari Kementerian Investasi/BKPM dan tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Komdigi.
Kenali Modus Penipuan Nonton Drama China dan Entitas yang Sudah Dihentikan
Satgas PASTI menemukan bahwa modus ini menyasar masyarakat yang gemar menonton drama China dengan iming-iming bisa menghasilkan uang sambil melakukan hobi. Skemanya berupa penawaran pekerjaan paruh waktu menonton film ditambah pembelian hak cipta drama, yang kemudian dijanjikan bonus dan keuntungan tertentu kalau target tertentu tercapai.
Hudiyanto mengingatkan bahwa masyarakat gampang tergiur karena merasa bisa dapat penghasilan tambahan dari kegiatan yang memang sudah disukai. Padahal, pola tawaran keuntungan instan seperti ini konsisten muncul di berbagai modus penipuan investasi ilegal, bukan cuma yang berkedok drama China saja.
Daftar Entitas Ilegal yang Dihentikan Satgas PASTI Selain Modus Nonton Drama China
Pada Mei 2026, Satgas PASTI menghentikan aktivitas lima entitas yang diduga melakukan penipuan dan investasi ilegal. Berikut rinciannya:
- CANTVR, berkedok investasi saham dengan janji benefit berjenjang sesuai level keanggotaan, ditambah modus alokasi saham IPO fiktif yang mewajibkan anggota membayar sejumlah dana.
- YUDIA, menjalankan penipuan lewat tugas harian menonton drama China dan skema pembelian hak cipta film. Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan di salah satu kota, meski jumlah korban dan kerugian masih dalam proses penghitungan.
- Appeninc, menjaring korban dengan tugas menebak gambar sebagai syarat mendapat imbalan.
- VID, mengiming-imingi korban dengan uang hanya dari menonton iklan, ditambah penawaran pembiayaan proyek fiktif.
- Sensenowai, menggunakan modus copy trading kripto lewat aplikasi bernama Wapex.
Kelima entitas ini terbukti beroperasi tanpa izin dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Digital. Kombinasi dua hal ini jadi indikator kuat bahwa aktivitas mereka ilegal, apa pun kemasan produknya.
Kalau kamu ketemu tawaran serupa, baik itu lewat grup chat, media sosial, atau aplikasi yang belum pernah kamu dengar sebelumnya, langkah paling aman adalah cek dulu legalitas entitasnya lewat OJK atau Kementerian Investasi sebelum transfer uang berapa pun jumlahnya.
FAQ
Q: Apa itu modus penipuan nonton drama China yang diungkap Satgas PASTI? A: Modus ini menawarkan pekerjaan paruh waktu berupa menonton drama China dan skema pembelian hak cipta film, yang kemudian dijanjikan bonus dan keuntungan instan kepada korban.
Q: Apakah membayar untuk menonton drama China itu selalu penipuan? A: Tidak selalu. Hudiyanto dari Satgas PASTI menegaskan membayar untuk akses menonton film sah-sah saja, yang perlu diwaspadai adalah ketika ada janji keuntungan instan dari aktivitas tersebut.
Q: Siapa entitas yang menjalankan modus penipuan nonton drama China? A: Entitas bernama YUDIA yang menjalankan modus ini, dan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan di salah satu kota meski jumlah korban masih dihitung.
Q: Apa saja entitas ilegal lain yang dihentikan Satgas PASTI selain YUDIA? A: Ada empat entitas lain, yaitu CANTVR dengan modus investasi saham dan IPO fiktif, Appeninc dengan modus menebak gambar, VID dengan modus menonton iklan dan proyek fiktif, serta Sensenowai dengan modus copy trading kripto.
Q: Bagaimana cara mengecek legalitas sebuah entitas investasi atau kerja sampingan? A: Kamu bisa mengecek izin resmi lewat Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta memastikan entitas tersebut terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik di Kementerian Komunikasi dan Digital.
Q: Apa ciri utama yang membedakan penawaran kerja sampingan legal dan modus penipuan? A: Ciri utamanya adalah janji keuntungan instan dan cepat tanpa risiko. Aktivitas investasi maupun kerja sampingan yang legal tidak akan menjanjikan hasil pasti dalam waktu singkat.
Q: Apa yang harus dilakukan kalau sudah terlanjur jadi korban penipuan sejenis ini? A: Segera laporkan ke Satgas PASTI atau OJK dengan menyertakan bukti transaksi dan komunikasi, karena laporan korban jadi bagian penting dalam proses penyidikan dan penghitungan kerugian.



