Ruangkeuangan, – Berinvestasi emas kini tidak lagi mengharuskan seseorang datang ke toko perhiasan, karena Cara Beli Emas Online sudah bisa dilakukan langsung dari smartphone dalam hitungan menit. Modal yang dibutuhkan pun jauh lebih terjangkau dibandingkan membeli emas fisik secara langsung.
Bagi pemula yang baru ingin mencoba, penting untuk memahami tahapan pembelian secara online, mulai dari memilih platform, proses verifikasi identitas, hingga cara melakukan transaksi pertama. Berikut penjelasan selengkapnya.
Langkah Cara Beli Emas Online bagi Pemula
Proses pembelian emas secara online umumnya dirancang sederhana agar mudah diikuti oleh pengguna baru. Berikut tahapan umum yang biasa diterapkan pada sebagian besar platform emas digital:
- Unduh aplikasi resmi melalui Google Play Store atau App Store, dan pastikan aplikasi tersebut memang dikembangkan oleh penyedia layanan resmi.
- Daftarkan akun dengan mengisi data diri seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, dan alamat email.
- Lakukan verifikasi identitas atau Know Your Customer (KYC) dengan mengunggah foto KTP dan melakukan swafoto sesuai instruksi aplikasi.
- Hubungkan metode pembayaran, seperti transfer bank, virtual account, atau dompet digital yang tersedia di aplikasi.
- Isi saldo akun sesuai nominal yang diinginkan, lalu pilih menu emas untuk melihat harga jual dan beli terkini.
- Masukkan nominal rupiah atau jumlah gram emas yang ingin dibeli, lalu konfirmasi transaksi menggunakan PIN.
Setelah transaksi berhasil, emas yang dibeli akan langsung tercatat secara digital di akun pengguna dan dapat dipantau kapan saja melalui riwayat transaksi.
Cara Beli Emas Online melalui Marketplace dan Aplikasi Khusus
Selain melalui aplikasi emas digital tersendiri, pembelian emas online juga bisa dilakukan lewat marketplace seperti Tokopedia dan Shopee yang menyediakan toko resmi logam mulia. Saat membeli melalui marketplace, disarankan untuk memilih toko dengan label resmi atau terverifikasi platform agar keaslian emas lebih terjamin.
Selain marketplace, layanan tabungan emas dari lembaga keuangan seperti Pegadaian Digital juga menyediakan opsi pembelian secara online. Pengguna cukup mengunduh aplikasi resmi, melakukan pendaftaran, lalu membeli emas melalui menu tabungan emas yang tersedia di dalamnya.
Tips Aman Melakukan Pembelian Emas secara Online
Karena transaksi dilakukan sepenuhnya secara digital, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses pembelian tetap aman dan terlindungi.
- Pastikan platform yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
- Aktifkan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi biometrik atau PIN transaksi, serta hindari menggunakan kombinasi yang mudah ditebak.
- Simpan bukti transaksi dan nomor seri emas yang diterima, terutama apabila membeli melalui marketplace.
- Bandingkan harga emas yang ditawarkan platform dengan harga resmi pada hari yang sama sebelum melakukan pembelian.
- Perhatikan biaya spread atau selisih harga jual beli pada setiap platform, karena besarannya bisa berbeda-beda.
Selain aspek keamanan, pengguna juga perlu memahami bahwa keuntungan dari penjualan emas dapat dikenai pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga penting untuk memeriksa bukti potong pajak yang biasanya tersedia langsung di aplikasi.
Keunggulan Membeli Emas secara Online Dibandingkan Cara Konvensional
Dibandingkan dengan membeli emas secara langsung di toko, pembelian online menawarkan sejumlah keunggulan bagi pemula. Prosesnya tidak memerlukan kunjungan fisik, modal awal yang dibutuhkan jauh lebih kecil, dan emas yang dibeli dapat dijual kembali kapan saja tanpa perlu mendatangi tempat pembelian.
Beberapa platform bahkan menyediakan opsi mencetak saldo emas digital menjadi emas fisik bersertifikat apabila jumlah saldo sudah mencapai ketentuan minimum. Dengan begitu, pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk memegang emas secara fisik di kemudian hari apabila diperlukan.
FAQ Seputar Investasi Emas Digital bagi Pemula
1. Berapa modal minimal untuk membeli emas secara online? Sebagian besar platform emas digital memungkinkan pembelian mulai dari nominal puluhan ribu rupiah, sehingga pemula dapat memulai tanpa perlu modal besar.
2. Apakah proses verifikasi identitas wajib dilakukan sebelum bertransaksi? Ya. Proses verifikasi identitas atau KYC wajib dilakukan sebagai bagian dari prosedur keamanan sebelum pengguna dapat melakukan transaksi jual beli emas.
3. Bagaimana cara memastikan platform emas online aman digunakan? Pastikan platform tersebut telah terdaftar dan diawasi oleh OJK dan/atau Bappebti, karena hal ini menjadi indikator utama legalitas dan perlindungan hukum bagi pengguna.
4. Apakah emas yang dibeli secara online bisa dicetak menjadi emas fisik? Bisa. Sejumlah platform menyediakan fitur pencetakan saldo emas digital menjadi emas fisik bersertifikat setelah saldo mencapai jumlah minimum yang ditentukan.
5. Apa perbedaan membeli emas online lewat aplikasi khusus dan marketplace? Aplikasi emas digital biasanya fokus pada layanan investasi emas, sementara marketplace menjual emas fisik melalui toko resmi yang perlu dipastikan keasliannya lewat label terverifikasi.
6. Apakah keuntungan dari penjualan emas online dikenai pajak? Ya, keuntungan dari transaksi emas dapat dikenai pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku, dan bukti potongnya biasanya tersedia langsung di aplikasi.
7. Apa saja metode pembayaran yang bisa digunakan untuk membeli emas online? Metode pembayaran yang umum digunakan meliputi transfer bank, virtual account, dan dompet digital yang tersedia pada masing-masing aplikasi.



